Light Pink Pointer

Sabtu, 26 Desember 2015

Makalah Model Data Relasional (Softskill)

MAKALAH
MODEL BASIS DATA RELASIONAL











Nama              : Rafika Paramita Riztanto
Kelas               : 2DA02
NPM               : 48214747
Tugas              : Pengantar Basis Data #




UNIVERSITAS GUNADARMA
2015







DAFTAR ISI
Daftar isi.................................................................................................................................. 1
Kata pengantar......................................................................................................................... 2
BAB I Pendahuluan .................................................................................................................3
1.1       Latar belakang..............................................................................................................3
1.2       Rumusan masalah.........................................................................................................3
1.3       Tujuan...........................................................................................................................4
BAB II] Pembahasan................................................................................................................5
2.1       Pengertian model basis data.........................................................................................5
2.2       Keuntungan model basis data.......................................................................................5
2.3       Istilah dalam model basis data......................................................................................6
2.4       Relasional keys yang digunakan...................................................................................9
2.5       Relational integrity rules..............................................................................................11
2.6       Bahasa pada model data relasional..............................................................................12
BAB III Penutup......................................................................................................................13
3.1       Kesimpulan..................................................................................................................13
Daftar Pustaka......................................................................................................................... 14










KATA  PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat, karunia, dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan Makalah mengenai Model Data Relasional.
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas softskill mata kuliah Pengantar basis data. Pengetahuan mengenai model data relasional dan segala hal yang terkait dengan sistem basis data, merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui bagi seorang calon pembisnis maupun seorang programmer di suatu perusahaan.
Ucapan terima kasih kepada Ibu Anggraeni Ridwan selaku dosen Softskill dalam mata kuliah Pengantar basis data di Universitas gunadarma
Saya menyadari bahwa makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, sehingga kiranya mohon dimaklumi. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk kesempurnaan makalah ini. Demikian makalah saya buat, semoga dapat memberikan manfaat dan pengetahuan dalam  penyusunan data.




Bekasi,   Desember 2015


                                                                                                Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

1.1                    Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman khususnya pada kemajuan bidang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi) yang berkembang pesat, manusia memerlukan suatu informasi yang cepat dan akurat sesuai dengan yang diinginkan. Pemenuhan kebutuhan mengenai informasi yang diharuskan untuk mendapatkan data dengan cepat, apabila dengan menggunakan kegiatan manual, seringkali terjadi ketidaksesuaian data maupun informasi yang diharapkan.
            Oleh karena itu, dengan adanya  kemajuan dalam bidang IPTEK, diharapkan manusia dapat membuat suatu pengetahuan yang diharapkan mampu membantu dalam pencarian informasi dengan cepat dan dengan menyembunyikan detail bagaimana data tersebut disimpan.
            Salah satu pengetahuan yang sudah dirancang dalam meringankan pencarian dalam data dengan cepat dan akurat, ialah menggunakan model data relasional. Model data relasional merupakan suatu bentuk yang dikembangkan untuk menggambarkan sebuah berkas yang ada.

1.2              Rumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan model data relasional ?
2.      Apa saja keuntungan dari model data relasional ?
3.      Apa saja istilah yang dipakai dalam model data relasional ?
4.      Bagaimana bentuk dari Relational key?
5.      Bagaimana aturan dari pembuatan model data relasional?
6.      Bagaiamana bahasa yang digunakan dalam model data relasional?

1.3       Tujuan

1.      Memenuhi tugas mata kuliah Pengantar basis data(Softskill).
2.      Mengetahui dan memahami mengenai pengertian dari model data relasional.
3.      Mengetahui dan memahami mengenai keuntungan dari model data relasional.
4.      Mengetahui dan memahami mengenai istilah yang digunakan dalam model data relasional.
5.      Mengetahui dan memahami mengenai bentuk dari relational key.
6.      Mengetahui dan memahami mengenai pembuatan aturan pada model basis data relasional.
7.      Mengetahui dan memahami mengenai bahasa yang digunakan dalam model basis data relasional.



BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Pengertian model data relasional
Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan bagaimana pemakai dapat melihat data secara logis. Sedangkan basis data relasional ialah suatu model yang menjelaskan tentang hubungan logis antara data dalam basis data dengan cara memvisualisasikan kedalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukn atribut-atribut.
Jadi, model data relasional merupakan suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi, yang terdiri dari baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data yang digunakan untuk memudahkan pencarian data maupun informasi yang dibutuhkan.
2.2       Keuntungan model data relasional
Model data relasional memberikan keuntungan bagi para user(pengguna) sebagai berikut :
a.       Bentuknya sederhana
Model data relasional dapat dikatakan suatu cara dalam bentuk tabel sederhana dibandingkan dengan model jaringan atau model hirarki yang digunakan untuk memudahkan programmer dalam melakukan kegiatan beberapa operasi data.
Berikut contoh dari model data relasional :
NAMA
NPM
RAFIKA PARAMITA R
48214747
SYAFITRI
45778889
SUKIRMAN
65656565



b.      Mudah melakukan berbagai operasi data (query,update/edit,delete)
Model data relasional dapat memberikan keuntungan bagi para pengguna salah satunya adalah dapat melakukan berbagai kegiatan operasi data seperti dapat melakukan query atau menampilkan suatu data dari database, meng-update atau edit data yang sudah ditampilkan dalam tabel, ataupun menghapus (delete) data yang sudah di input.

2.3       Istilah dalam model data relasional
            a. Relasi
Relasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti hubungan,pertalian,atau perhubungan. Sedangkan dalam matematika, Relasi merupakan suatu hubungan antara anggota suatu himpunan dengan anggota himpunan lain.
Jadi, Relasi merupakan sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan baris dimana setiap data yang berada di dalam baris berhubungan dengan kolom pada tabel data tersebut.
Tabel Data Mahasiswa
NAMA
NPM
KELAS
RAFIKA PARAMITA R
48214747
2DA02
RAISA KAYLA
65659899
4EA40



b. Atribut
Atribut adalah ciri-ciri kualitatif yang dimiliki oleh suatu obyek, yang mencerminkan sifat-sifat dari obyek tersebut . Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item. Atau secara sederhana Atribut merupakan sebuah kolom pada relasi (field). Contoh field yaitu nama seseorang, NPM, Kelas, dan lain sebagainya.
                                                                                                                       











 c. Tupel
Tupel merupakan kumpulan elemen data atau kumpulan dari nilai atribut. Tupel dapat dikatakan sebuah baris (record) pada sebuah relasi. Contoh dari tupel itu sendiri ialah pada kolom Nama mahasiswa, terdapat nama-nama seperti Rafika, Raisa, Diana, dan pada kolom Alamat, baris diisi dengan alamat dari mahasiswa tersebut.





        
   
d. Domain
Domain merupakan kumpulan nilai yang valid atau yang sudah benar untuk satu atau lebih atribut.

                                             












 e. Derajat
            Derajat dalam istilah model data relasional ialah jumlah atribut atau kolom dalam sebuah relasi atau tabel. Berdasarkan contoh dibawah ini, jumlah dari kolom tersebut ialah 3 yaitu kolom pada nama, npm, dan kelas.




      









f. Cardinality
          
             Jika derajat merupakan jumlah dari kolom, maka cardinality merupakan jumlah tupel atau baris dalam sebuah relasi.


2.4       Relasional keys yang digunakan
            Dalam model basis data rrelasional yang biasa digunakan, terdapat beberapa keys yang digunakan, yaitu:
            1. Super key
            Super key merupakan satu/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tubel atau baris di dalam relasi. Atau bisa dapat dikatakan satu/lebih field yang dapat dipilih untuk membedakan antara satu record dengan record lainnya.
            Contoh pada tabel Data Mahasiswa diatas, memiliki super key pada:
            a. Nama (Dengan syarat tidak boleh ada nama yang sama)
            b. NPM
            c. Kelas (Dengan syarat tidak ada Kelas yang sama)
            d. Nama+NPM
            e. Nama+Kelas
            f. NPM+Kelas
            g. Nama+NPM+Kelas

            2. Candidate key
            Candidate key ialah Super key yang mempunyai jumlah field (kolom) yang paling sedikit.
Pada contoh tabel data mahasiswa diatas, maka candidate key-nya adalah Nama, NPM, dan Kelas, karena hanya memiliki 1 filed saja.





       








            3. Primary key
            Primary key merupakan candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel(baris) secara unik dalam sebuah relasi. Seperti sebuah nomor urutan yang tidak memiliki angka yang sama, nomor telepone, dan lain sebagainya.
Contoh primary key pada relasi data mahasiswa diatas ialah, NPM , karena tidak akan ada NPM yang sama diantara semua mahasiswa.











  4. Alternate key
                        Alternate key ialah candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key.
            Contoh pada alternate key pada tabel data mahasiswa ialah Nama dan Kelas.











 5. Foreign key
            Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa.


2.5       Relational Integrity Rules
            Relational integrity rules ialah sekelompok aturan yang harus dipatuhi dalam pembuatan basis data relasional. Berikut ini merupakan relational integrity rules yang terdapat pada model basis data relasional, adalah sebagai berikut :
1.      Null
Null merupakan Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut

2.      Entity Integrity
Entity integrity ialah Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.

3.       Referential Integrity
Referential integrity adalah Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.

Relasi dalam model basis data relasional memiliki karakteristik sebagai berikut :
(a) semua entry/elemen data pada suatu baris dan kolom tertentu harus mempunyai nilai tunggal (single value), atau suatu nilai yang tidak dapat dibagi lagi (atomic value), bukan suatu kelompok pengulangan,

(b) semua entry / elemen data pada suatu kolom tertentu dalam rlasi yang sama harus mempunyai jenis yang sama,

(c) masing-masing kolom dalam sutu relasi mempunyai nama yang unik, dan

(d) pada suatu relasi/tabel yang sama tidak ada dua baris yang identik.




2.6       Bahasa pada model data relasional
            Bahasa yang digunakan dalam pembuatan relasi model data relasional ialah dengan menggunakan bahasa query, bahasa query dibagi menjadi 2 yaitu:

1. Bahasa Query Formal
Bahasa query formal ialah suatu bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis. Bahasa query formal terbagi menjadi 2 yaitu:

a. Prosedural,
Prosedural ialah user  (pemakai) memberi spesifikasi data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya.
contoh : Aljabar Relasional , yaitu dimana query diekspresikan dengan cara menerapkan operator tertentu terhadap suatu tabel / relasi.

b. Non Prosedural,
Non prosedural yaitu pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya.
Contoh : Kalkulus Relasional, dimana query menjelaskan set tuple yang diinginkan dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan.

2. Bahasa Query Komersial
Bahasa query komersial adalah bahasa query yang dirancang sendiri oleh seorang programmer   menjadi suatu program aplikasi, agar user (pemakai) lebih mudah menggunakannya (user friendly).
Contoh :
  • QUEL, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • QBE, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • SQL, berbasis bahasa kalkulus relasional dan  aljabar relasional


BAB III
PENUTUP
3.1       Kesimpulan

            Dari definisi diatas, Model data relasional adalah Model yang menjelaskan tentang hubungan logik antar data dalam basis data dengan memvisualisasikan ke dalam bentuk tabel-tabel yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukkan atribut tertentu.

            Model data relasional merupakan suatu model yang selain sederhana dalam pembuatannya, sangat mudah melakukan kegiatan operasi seperti pembentukan database, menambah kolom atau baris baru atau menambah atau mengurangi data dalam suatu tabel.

           Dalam pembuatan model data relasional, harus mengetahui istilah-istilah yang digunakan, seperti Relasi atau yang biasa disebut dengan tabel, Atribut atau kolom, Tupel atau biasa disebut baris, Domain yaitu nilai yang berada pada suatu relasi, dan lain sebagainya.
Bahasa yang digunakan dalam model data relasional ialah bahasa query, dimana bahasa qury dirancang untuk memudahkan user dalam penggunaan model basis data.








DAFTAR PUSTAKA
http://www.academia.edu/6651706/Pertemuan_3




Selasa, 01 Desember 2015

Wesel dan Promes


Promes atau nota yang dapat diuangkan ialah surat perjanjian dari pihak debitur ke pihak kreditur untuk membayar sejumlah uang yang telah ditentukan.
Jadi, pihak yang berutang kepada pihak yang memberi utang, memberi pembayaran dalam bentuk kertas atau promes yang dapat dicairkan melalui bank.
Surat promise juga dapat dipakai :
# Pada saat individu dan perusaan meminjam dana.
# Pada saat jumlah transaksi dan priode kredit melewati batas normal.
# Dalam penyelesaian piutang dagang.

Sedangkan surat janji tertulis yang menyatakan bahwa pihak debitur akan membayar sejumlah uang dengan tanpa syarat dan pada waktu yang akan datang.
Bagi pihak kreditur menjadi piutang wesel, sedangkan pihak debitur menjadikan sebagai utang wesel.

Berdasarkan jangka waktunya, wesel dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Wesel jangka pendek
yang menyatakan pencairan dilakukan maksimal 30 hari
2. Wesel jangka panjang
yang menyatakan pencairan dilakukan minimal 30 hari.

Berikut beberapa cara yang dilakukan dalam perhitungan promes/wesel :
1. Penentuan tanggal jatuh tempo
co:
promes 60 hari bertanggal 17 Juli akan jatuh tempo pada 15 September
untuk menghitung bagaimana perusahaan dapat tanggal jatuh tempo pada tanggal 15 september adalah sebagai berikut :
Termin promes                                                                         60           hari
Juli (31-17)                                                              14
Agustus                                                                    31+           45-
Tanggal jatuh tempo                                                                 15           September

2. Penentuan jangka waktu piutang wesel
Jangka waktu promes ialah lamanya waktu antara tanggal penerbitan surat promes dan tanggal jatuh temponya. 

3. Pencatatan penerimaan piutang wesel
co:
Pada 1 November 2004 C.V. Alam Raya membeli bahan-bahan kimia seharga Rp. 200.000 dari PT Dunia Kimia. CV Alam Raya menyerahkan promes bernilai nominal Rp. 200.000, 90 hari dan berbunga 20% pertahun kepada PT Dunia Kimia
Maka pada saat pencatatan pada PT Dunia Kimia ialah sebagai berikut :
Piutang wesel ..................................................... 200.000
      Penjualan ........................................................................200.000

4. Penghitungan bunga piutang wesel
Untuk menghitung bunga terdapat rumus yang harus dihafal yaitu :
Bunga = Nilai nominal Promes x Tarif bunga Tahunan x Waktu

Contoh:
Perusahaan menerbitkan surat promes dengan nominal sebesar Rp660.000 dengan tarif bunga pertahunnya sebesar 12% dalam jangka waktu 60 hari, berapakah bunga yang akan di dapatkan ?
Bunga = Nilai nominal Promes x Tarif bunga Tahunan x Waktu
Rp660.000 x 12% x 60/365 = Rp13.019

Perlu diperhatikan dalam jangka waktu karena diperhitukan dalam pertahun maka jika dalam hari harus dibagi sejumlah 365 hari (1 tahun=365 hari) sedangkan jika bulan, harus dibagi sejumlah 12 bulan (1tahin=12 bulan), seangkan dalam tahun dibagi dengan 1 (1 tahun=1 tahun)

5. Penentuan nilai jatuh tempo dan pencatatan pendapatan bunga piutang wesel
Sama seperti menghitung bunga, dalam penentuan nilai jatuh tempo terdapat rumus yang harus dihafalkan :
Nilai jatuh tempo= Nilai nominal + Bunga 

contoh :
Nilai jatuh tempo piutang wesel dengan jangka waktu 90 hari, bunga 10% dan bernilai nominal Rp. 100.000 yang akan jatuh tempo pada 1 Agustus adalah sebagai berikut :
Nilai jatuh tempo= Nilai nominal + Bunga 
= Rp100.000 + (Rp100.000x 10% x 90/365)
= Rp100.000 +Rp2.465
 = Rp102.465

6. Penghimpunan bunga piutang wesel sebelum penerimaan pembayaran
contoh:
Diasumsikan bahwa PT Dunia Kimia akan menyusun laporan keuangan pada 31 Desember 2004. Termin piutang Wesel (bertanggal 1 November 2004) yang berjangka 90 hari tersebut akan terbagi menjadi 60 hari (dari 2 November hingga 31 Desember 2004) dan 30 hari (1 Januari hingga 30 Januari 2005). PT  Dunia Kimia harus mengakui jumlah bunga yang diperoleh dalam 2 kali termin :
Termin yang berakhir pada 31 Desember 2004 : Rp200.000 x 20/100 x 60/365)    = Rp. 6.575
Termin tang berakhir pada 30 Januari 2005 : Rp200.000 x 20/100 x 30/365           = Rp. 3.287+
Jumlah bunga piutang yang diterima                                                                            Rp9.862
 

7. Pendiskontroan piutang wesel
Maksud dari pendiskontroan itu sendiri ialah piutang wesel dapat dijual kepada bank atau lembaga keuangan lainnya untuk mendapatkan sejumlah uang.
Rumus dari diskontro itu sendiri ialah :
Diskontro = Nilai jatuh tempo x Tarif diskontro x Jangka waktu (Nilai nominal+bunga)

8. Pencatatan piutang wesel yang dibatalkan
contoh :
Dengan memakai contoh sebelumnya, anggaplah CV Alam Raya membatalkan promes senilai Rp. 200.000 pada 30 Januari 2005 (pada saat promes itu jatuh tempo). Diasumsikan pula bahwa P.T. Dunia Kimia telah mencatat pencapatan bunga yang terhimpun sebesar Rp. 6.667 per 31 Desember 2004. Pada saat CV Alam Raya membatalkan promes pada 30 Januari 2005,PT Dunia Kimia akan mengakui sisa bunga sebesar Rp. 3.333 dengan entri jurnal sebagai berikut :
Pada tanggal 30 januari Piutang Bunga .................................................................................. 3.333
                                        Pendapatan Bunga .............................. .................                                 3.333
Sedangkan Untuk mencatat piutang dagang karena pembatalan piutang wesel beserta bunganya
Piutang Dagang (C.V. Alam Raya)........................................            210.000
Piutang Wesel (C.V. Alam Raya) .........................................................         200.000
 Piutang Bunga ................................................../.................................           10.000

Selasa, 24 November 2015

PIUTANG bag.2

Apa itu Piutang?
Piutang merupakan tagihan atau berupa harta yang dimiliki perusahaan dan masih berada di pihak lain karena terjadinya pinjaman.

Jenis-jenis piutang :
1. Piutang usaha 
Penjualan yang dilakukan secara kredit oleh perusahaan kepada pihak lain.

2. Wesel tagih atau piutang wesel 
Surat yang di berikan debitur kepada kreditur.
Debitur ialah pihak yang menerima pinjaman atau orang yang berhutang sedangkan kreditur ialah orang yang memberi pinjaman kepada debitur.

3. Piutang lain-lain 
Tagihan yang belum diberikan oleh pihak debitur selain transaksi penjualan maupun wesel tagih.

Dengan adanya transaksi piutang, ppengendalian atau pengawasan diperlukan bagi perudahaan , khususnya pengendalian internal, yang bertujuan untuk:
A. Meyakini kebenaran jumlah piutang
Dengan adanya pengendalian piutang, pihak akuntan harus bertanggung jawab atas jumlah uang tertera dalam pembukuan piutang.
B. Meyakini piutang dapat ditagih
Piutang yang sudah tertera dalam pembukuan, diharapkan dapat ditagih tanpa adanya kerugian yang akan di dapatkan.
C. Ditaati kebijakan-kebijakan mengenai piutang
D. Piutang aman dari penyelewengan atau penipuan dari para manajemen yang ingin mendapatkan lebih.

Anggaran Piutang
Anggaran piutang merupakan suatu rencana yang merencanakan secara terperinci tentang jumlah piutang yang akan diperoleh perusahaan beserta perubahan-perubahan dari waktu ke waktu selama periode di masa yang akan datang.

Manfaat adanya anggaran piutang ini diantaranya :
1. Upaya untuk meningkatkan omxet penjualan sebagai suatu keuntungan bagi perusahaan dapat ditingkatkan.
2. Pada jenis usaha tertentu dapat menciptakan suatu keuntungan yang dapat dikendalikan dan di rencanakan agar dapat menciptakan keuntungan tambahan tertentu bagi perusahaan.
3. Dapat mempererat tali kerjasama antara perusahaan dengan yang lain, sehingga  dapat terjadi hubungan timbal balik yang selaras.


Jadi, selain pendapatan penjualan yang kita peroleh, perusahaan juga dapat menerima kekayaan atau asset dari piutang. Piutang merupakan transaksi yang penting karena selain mendapatkan harta yang sesuai dengan peminjaman selain itu, perusahaan juga dapat membangun relasi dengan pihak perusahaan lain.


Sabtu, 14 November 2015

PIUTANG

Assalammualaikum Wr. Wb
Kali ini saya akan membahas mengenai Piutang.

Piutang adalah suatu tagihan atau penerimaan yang akan di terima oleh perusahaan sebagi pelunasan dari penjualan kredit yang pernah dilakukan oleh perusahaan dengan perusahaan lain, memberikan pinjaman maupun sebagai kelebihan pembayaran kas kepada pihak lain.

Jenis-jenis Piutang :
Dalam praktik di suatu perusahaan, Piutang terdapat 3 jenis yaitu :
1. Piutang usaha
Piutang usaha selalu dikaitkan dengan penjualan kredit. Jadi, perusahaan akan menerima pelunasan dari perusahaan lain sebagai akibat adanya penjualan yang dilakukan secara kredit. Apabila di dalam penjurnalan maka, Piutang akan bertambah pada sisi debet.

2. Piutang Wesel
Yaitu tagihan perusahaan kepada  pihak yang telah berhutang kepada perusahaan dalam bentuk wesel melalui pembelian barang atau jasa secara kredit dari pinjaman sejumlah uang.

3. Piutang lain-lain
Piutang lain-lain umumnya diklasifikasikan dan dilaporkan secara terpisah dalam neraca, misalnya piutang bunga, piutang pajak, piutang dividen, piutang pajak, maupun tagihan kepada karyawan yang melakukan peminjaman kepada perusahaan.

Pembentukan jurnal saat adanya Piutang.
1. Jurnal yang dibuat pada saat penjualan kredit
Piutang (D)                          Rp xxx
     Penjualan  (K)                                       Rp xxx

Contoh :
pada tanggal 7 Desember 2015 PT XYZ menjual barang dagang sebesar Rp 500.000 secara kredit.
Maka jurnalnya pada saat tanggal 7 Desember 2015, yaitu

7 Desember 2015    Piutang                           Rp 500.000
                                             Penjualan                                         Rp500.000

2. Jurnal yang dibuat apabila terdapat menerima kembali barang yang sudah dijual karena akibat kerusakan maupun ketidaksesuaian dengan yang diinginkan konsumen baik barang maupun jasa.

Retur Penjualan (D)                          Rp xxx
     Piutang (K)                                                     Rp xxx

Contoh :
Pada tanggal 25 Juni 2015, PT JKL mengembalikan barang yang sudah ia beli ke perusahaan PT XYZ sebesar Rp400.000 karena rusak. buatlah jurnal untuk perusahaan PT XYZ

7 Desember 2015    Retur penjualan                           Rp 400.000
                                             Piutang                                         Rp400.000


3. Jurnal yang dibuat apabila perusahaan melakukan penjualan secara kredit untuk perusahaan jasa
Piutang jasa (D)                          Rp xxx
     Penjualan jasa  (K)                                       Rp xxx

Contoh :
Pada tanggal 7 Juni 2014 Salon Aji menjual peralatan salonnya secara kredit kepada Salon Aryo sebesar Rp900.000, maka jurnal yang dibuat ialah:
Piutang jasa (D)                          Rp 900.000
     Penjualan jasa  (K)                                       Rp 900.000


4. Jurnal yang dibuat terhadap adanya piutang ragu-ragu atau piutang tak tertagih. maksud dari piutang ragu-ragu adalah apabila perusahaan meragukan terhadap perusahaan yang meminjam atau melakukan penjualan kredit karena dianggap tidak mampu bayar piutang tersebut. maka jurnalnya ialah:
Beban Piutang Ragu-ragu (D)                                             Rp xxx
                      Cadangan Kerugian Piutang ragu-ragu (K)                              Rp xxx

Metode penjurnalan diatas dengan menggunakan Metode pencadangan.
dibentuknya beban piutang ragu -ragu ialah perusahaan sudah memprediksikan bahwa akan adanya piutang yang tidak dapat ditagih dan beban putang ragu-ragu bertambah pada debet sedangkan pada cadangan kerugian piutang, perusahaan membuat adanya cadangan kerugian piutang agar dapat menutupi piutang yang belum tertagih oleh perusahaan yang belum membayar.


Metode dalam membuat piutang ragu-ragu terdapat 2 yaitu metode pencadangan seperti yang sudah dibahas sebelumnya dan Metode langsung.
Metode langsung yaitu metode yang akan digunakan apabila perusahaan yang melakukan piutang benar-benar tidak bisa melunasi piutangnya. jurnal yang dibuat ialah :
Beban Piutang ragu-ragu                     Rpxxx
         Piutang dagang                                          Rpxxx
          

Contoh :
25 Juni 2008 PT HANA melakukan penjualan kredit selama tahun 2008 sebesar Rp 500.000 dan pengalaman penagihan masa lalu menetapkan taksiran beban piutang ragu-ragu sejumlah Rp  100.000 jurnal penyesuaian pada akhir tahun untuk mencatat taksiran piutang yang tertagih yang dibuat oleh PT HANA adalah

Diminta :
a. Buatlah ayat jurnal pada transaksi diatas

Beban Piutang ragu-ragu                       Rp100.000
           Cadangan piutang ragu-ragu                                                Rp100.000


Sabtu, 07 November 2015

Pengawasan Kas Part 2

Assalammualaikum sahabat blogger,

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, mengenai Pengawasan kas,
Kas merupakan salah satu bentuk aktiva lancar baik berupa uang kertas maupun uang logam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.
sedangkan pengawasan ialah suatu bentuk kegiatan untuk mengevaluasi beberapa kegiatan yang pernah perusahaan kita lakukan.

Salah satu tujuan adanya pengawasan dan pengendalian kas yaitu agar data yang disampaikan oleh perusahaan bersifat dapat diuji kebenarannya melalui suatu bentuk pelaporan dan tidak adanya korupsi yang terjadi di dalam perusahaan.

Salah satu bentuk penyajian pengawasan kas ialah melakukan suatu Rekonsiliasi Bank.

Apa itu Rekonsiliasi bank?
Rekonsiliasi bank ialah suatu bentuk pengawasan kas dengan cara membandingkan data keuangan perusahaan dengan data menurut saldo Bank. Jadi, dengan adanya suatu Rekonsiliasi bank, kita dapat mengetahui kesalahan maupun apa saja yang belum di catat dalam perusahaan maupun Bank.

Nah, apa saja Pos-pos yang ada di dalam rekonsiliasi bank ? Berikut pos-pos yang ada dalam Rekonsiliasi bank:

>> Setoran dalam Perjalanan (Deposite in transit)
ialah suatu setoran yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan, namun Bank belum mencatat setoran tersebut di bulan berikutnya sehingga menambah saldo kas bank.

>> Cek yang masih beredar (Outstanding Check)
ialah suatu cek yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan, namun pihak bank belum mencairkan uang tersebut sehingga mengurangi saldo kas bank.

>> Pelunasan piutang dagang
ialah apabila pihak yang meminjam uang perusahaan sudah melunasi hutangnya kepada perusahaan melalui bank, namun perusahaan tersebut belum mendapatkan uang tersebut sehingga biasanya menambahkan saldo kas perusahaan.

>> Biaya bank
Merupakan biaya yang haruus dibayar oleh perusahaan. namun, perusahaan terkadang lupa untuk membayarnya sehingga pada pencatatan Rekonsiliasi bank, perusahaan harus mengurtangi saldo kas perusahaan.

>> Cek Kosong
ialah cek yang sudah dikeluarkan dengan sejumlah uang yang tercantum di dalamnya, namun tidak adanya nama penerima sehingga mengurangi ssaldo kas perusahaan.

>> Kesalahan pencatatan
Misalnya, perusahaan ingin mencatat sejumlah uang sebesar 650.000 namun perusahaan mencatatnya sebesar 560.000 hal ini akan mengakibatkan jurnal yang akan di sajikan berbeda dengan saldo kas bank. untuk itu dibuat suatu rekonsiliasi agar sesuai.



 Berikut merupakan contoh dari Rekonsiliasi bank :
Dengan menggunakan informasi di bawah ini, buatlah rekonsiliasi bank per 31 desember 2015 untuk PT IASMM :

a. Saldo kas per 31 Desember 2015 menurut laporan bank adalah sebesar Rp66.611.190
b. Saldo kas per 31 Desember 2015 menurut catatan perusahaan adalah sebesar Rp56.679.510
c. Biaya bank untuk bulan Desember sebesar Rp39.000 belum dicatat oleh perusahaan
d. cek-cek yang masih beredar sampai dengan tanggal 31 desember 2015 adalah sebesar Rp6.357.060
e.  Pelunasan piutang dagang dari seorang langganan melalui bank pada tanggal 28 Desember 2015 belum dicatat perusahaan, jumlah pelunasan tersebut adalah sebesar Rp15.613.620
f. Setoran tanggal 30 desember 2015 sebesar Rp12.000.000 belum tercantum dalam laporan bank.

PT IASMM
REKONSILIASI BANK
PER 31 DESEMBER 2015

Saldo menurut bank                                                                   Rp66.611.190
ditambah :
Setoran perjalanan                                                                     Rp12.000.000 +
Jumlah                                                                                       Rp78.611.190

Dikurangi :                                                                   
Cek yang masih beredar                                                            Rp6.357.060 -

Saldo yang benar                                                                       Rp72.254.130


Saldo Menurut Perusahaan                                                      Rp56.679.510
ditambah :
Pelunasan Piutang Dagang                                                       Rp15.613.620 +
Jumlah                                                                                       Rp72.293.130

Dikurangi :                                                                   
Biaya bank                                                                                 Rp39.000  -


Saldo yang benar                                                                       Rp72.254.130

Minggu, 01 November 2015

Pengawasan terhadap kas

 Selamat malam sahabat blogger, kali ini saya akan membahas mengenai pengawasan kas.

Sebelum membahas mengenai pengertian dari pengawasan kas itu sendiri, pertama-tama kita bahas mengenai pengertian dari pengawasan.

Pengawasan adalah mendetermasikan apa yang telah dilaksanakan atau mengevaluasi prestasi kerja agar sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan serta menerapkan tindakan-tindakan yang efektif.
sedangkan pengertian dari kas itu sendiri ialah salah satu Aktiva tau kekayaan atau harta perusahaan yang bersifat Likuid. Likuid itu sendiri artinya sering berubah-ubah.Maksudnya, nilai atu jumlah yang ada pada Kas tidak selalu tetap, pasti akan adanya suatu pemasukan maupun pengeluaran yang akan mengubah kas itu sendiri.

Jadi, dari 2 pengertian diatas, Pengawasan kas adalah Proses atau kegiatan yang dilakukan untuk melindungi kas dari suatu pencurian maupun penyalahgunaan para akuntan dengan menerapkan suatu prosedur-prosedur maupun aturan-aturan yang dibuat untuk menjaga atau mengamankan kas perusahaan.

Menurut AICPA atau standar akuntansi, pengawasan intern yang meliputi stuktur, organisasi, dan semua cara-cara serta dan alat-alat yang dikoordinasikan yang digunakan dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan.

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa pengawasan kas merupakan suatu bentuk yang harus kita buat agar kas di dalam perusahaan tidak akan adanya penyalahgunaan.

Fungsi dari pengawasankas itu sendiri adalah untuk menjamin terselenggaraannya perencanaan yang sudah dilakukan oleh perusahaan dan menetapkan kas yang akurat.

Tujuan dari pengawasan kas, ialah sebagai berikut :
1. Diperolehnya data atau informasi mengenai kas yang sebenarnya.
dengan adanya suatu pengawasan atau security mengenai kas, data yang diperoleh dari perusahaan dapat dikatakan terjamin kebenarannya.
2. Untuk mengecek kecermatan antara dana dari catatan menurut pembukuan dengan saldo kas yang sebenarnya
dengan adanya pengawassan yang terlibat dalam pembukuan, Perusahaan akan mengetahui apakah dana yang dicatat sesuai dengan uang kas perusahaan. apabila tidak, maka harus melakukan suatu perbaikan dan menelusuri bagaimana kesalahan tersebut.
3. Untuk mengecek pelaksanaan kegiatan aktivitas mengenai kas

Setelah kita mengetahui tujuan dari adanya pengawasan kas, berikut merupakan jenis-jenis dari pengawasan kas:
>> Pengendalian kas atas penjualan tunai.
Penjualan tunai disini maksudnya adalah seperti perusahaan melakukan suatu transaksi penerimaan kas.
>> Pengendalian kas yang di terima oleh pos
Pos disini maksednya adalah seperti wesel ataupun cek
>> Pengendalian Kas atas pengeluaran kas.
Seperti perusahaan mengeluarkan kas ataupun harta untuk membeli suatu barang yang dibutuhkan perusahaan,

Tekhnik-tekhnik dari pengawasan kas
<>Pemisahan tugas dan tanggung jawab yang jelas
Misalnya perusahaan XYZ memiliki beberapa departemen seperti departemen penjualan, departemen produksi dan departemen pembellian. masing-masing departemen pasti mempunyai tugas yang berbeda-beda, jadi, setiap departemen harus memberi tanggung jawab yang jelas mengenai tugas yang dihadapi.
<>Dokumentasi dan pencatatan yang baik
dalam melakukan pencatatan ataupun pembukuan akuntansi, perusahaan diwajibkan untuk mengelola pencatatan ataupun dokumentasi dengan jelas dan sesuai dengan bukti yang ada.
<> Penjagaan terhadap Aktiva atu  kekayaan perusahaan
Sebaiknya, untuk mengelola aktiva, diperlukan bebarapa orang yang diwajibkan untuk mengawasi aktiva perusahaan tersebut, agar aktiva perusahaan tidak digunakan dengan semena-mena.
<>Prosedur pembukuan dan pengaman
<>Evaluasi oleh auditor eksternal dan internal
yang berguna untuk membandingkan pembukuan perusahaan yang dicatat oleh pihak internal perusahaan dengan pihak eksternal perusahaan.

KAS KECIL
Kas kecil ialah salah satu aktiva lancar yang biasa digunakan perusahaan yang nilainya kurang dari Rp2.000.000,- . Contohnya apabila perusahaan ingin membayar perlengkapan senilai Rp500.000 maka perusahaan menggunakan kas kecil.
Metode yang digunakan dalam pembentukan kas kecil ada 2 yaitu :
@Metode Imprerst ialah suatu metode dengan sistem dana tetap. Jadi, meskipun perusahaan menggunakan banyak pembelian dengan menggunakan kas kecil, Jumlah dari akun kas kecil akan selalu tetap sesuai dengan pengisian yang dilakukan
@Metode Fluktasi ialah metode yang digunakan perhitungan kas kecil dengan jumlahnya tidak tetap.
jadi, saldo kas kecil dapat berubah-ubah sesuai dengan penggunaan yang dikeluarkan

Nah, pengawasan kas dengan Rekonsiliasi bank dapat diartikan sama, karena pengertian dari rekonsiliasi ini mengawasi dan membandingkan saldo kas bank dengan pencatatan yang ada dalam perusahaan.
Apakah ada rekonsiliasi selain bank?
jawabannya adalah ada. seperti perusahaan yang besar mempunyai beberapa cabang yang luas sehingga dalam membandingkan saldo butuh suatu pengendalian yang besar pula.

Hobiku Menulis Cerita

Selamat malam menjelang pagi sahabat blogger,

Kali ini saya akan membahas mengenai hobi atau kegiatan yang sering saya lakukan.

Kalau di tanya mengenai apa hobi atau kebiasaan yang sering saya lakukan, bisa di jawab dengan semangat. Hobiku sangat Buanyak. Dari mulai membaca, menulis, memasak (walaupun hanya telur), mendengarkan musik, makan, dan beberapa kegiatan olahraga.

Namun, salah satu hobi yang  sering saya lakukan pada saat di waktu senggang maupun dalam posisi tidak ada kegiatan yaitu Menulis Cerita.




Kenapa?
Karena salah satu buku psikiologi yang pernah saya baca bahwa menulis sesuatu walaupun hanya beberapa kata dapat melatih kemampuan otak kita dalam penulisan karya ilmiah.

Nah, seperti saat saya berada di kampus maupun tempat makan, jika saya tiba-tiba mempunyai jalan alur cerita, saya dulu membuatnya di kertas ataupun buku ataupun catatan kecil yang saya punya.
biasanya saya ketik di laptop ataupun layar smartphone.

Namun, perkembangan tekhnologi yang maju ini, membantu saya dalam pembuatan cerita dalam suatu aplikasi.

Ada beberapa Aplikasi maupun website penunjang yang  membantu para Author cerita untuk mengapresiasikan tulisannya diketahui oleh publik maupun masyarakat luas.

Nah, disini saya akan memberi tahukan beberapa aplikasi maupun website yang selalu saya gunakan untuk menulis cerita.

Wattpad
Bisa dikatakan wattpad merupakan aplikasi yang membantu saya dalam pembuatan cerita yang saya buat. Tidak hanya menulis, namun kita juga bisa membaca cerita dari orang lain pada aplikasi ini.
Selain menulis cerita, aplikasi ini juga menyediakan dalam pembentukan Cover jadi, seolah-olah kita sedang membuat sebuah buku karya kita sendiri.

Kita bisa menempatkan waktu untuk menulis maupun membaca karya orang lain. dan di dalam aplikasi wattpad ini, kita dapat memberi tanda Vote atau bisa dikatakan sebuah penghargaan spesial untuk si penulis bahwa karyanya bagus dan kita dapat mengetahui berapa orang yang membaca cerita kita. dan juga terdapat comment dari para pembaca. mereka akan menilai cerita yang sudah dibuat.

di dalam wattpad ini, seringkali mengadakan sebuah lomba penulisan cerita, jadi, apabila ada seseorang yang berniat untuk menjadi penulis, dapat belajar untuk menulisnya disini.
Berikut cerita yang sedang saya buat.saya baru menerbitkan satu cerita

  
Saya biasa menulis maupun mengetiknya di dalam layar smarthphone saya, jadi saya download aplikasinya di Google play. nah, seperti ini tampilan untuk menulisnya !

Nah, ada beberapa karya yang belum selesai untuk di publikasikan.
Selain bisa dibuka dengan layar smarthphone, kita juga bisa membukanya di www.wattpad.com


Widbook
Mungkin sebagian orang baru mendengar istilah Widbook.
Nah, aplikasi ini mirip seperti wattpad, kita bisa memVote atau memberi comment atau bahkan memberi cover mengenai cerita yang kita buat.
Aplikasi ini bisa kita gunakan pada website dan di layar smarthphone anda.
berikut cerita yang sudah saya buat di website widbook.




Nah, kalau saya tak ada kerjaan, saya biasanya menulis karya di asuatu aplikasi,  yang baru-baru ini dikeluarkan oleh widbook itu sendiri,



Blogger

Selain wattpad, saya juga biasanya menulis cerita maupun pelajaran di dalam aplikasi Blogger. seperti yang sedang saya jalankan sekarang.
Blogger membantu kita dalam melakukan penulisan, tidak hanya di website. namun blogger kini bisa kita gapai di dalam layar smarthphone.
seperti salah satu penulis indonesia Raditya Dika. Dia memulai karir dalam menulis buku berdasarkan Daily yang sering dia tulis di dalam blognya.
mungkin, bagi kalian yang ingin seperti bang Radit, bisa di coba-coba menggunakan aplikasi ini.


Nah, bagi sahabat blogger yang ingin berkarya sama seperti saya, atau yang mempunyai hobi menulis membuat cerita, coba saja diantara beberapa aplikasi diatas, tidak hanya menulis, kita dapat membaca karya orang lain juga!
Nah, di aplikasi itu juga, kita dapat mengetahui berapa banyak orang yang membaca karya kita.