Light Pink Pointer

Rabu, 19 Agustus 2015

Love yourself

pernahkah sahabat blogger, menyukai seseorang atau memuji orang itu layaknya seorang dewa/dewi di dunia? pernahkah kalian ingin menjadi seperti dia atau ingin menjadi dirinya sepenuhnya?
pasti pernah, itu merupakan perasaan yang pernah dialami oleh banyak orang. lalu, bagaimana caranya agar kita bisa menjadi dia? itu merupakan pertanyaan salah, tetapi sebaliknya , bagaimana dia bisa menjadi saya? itu yang benar...

tahukah kalian, kalian terlalu memuji orang itu, kalian terlalu ingin seperti dirinya, kalian terlalu melihat apa yang baik didalam dirinya.
oke... itu merupakan perasaan yang wajar bagi setiap manusia, api tahu gak, itu jatuhnya kalian tidak menyukai diri kalian sepenuhnya, kalian tidak terlalu bersyukur atas apa yang Tuhan berikan kepada kalian , kalian terlalu sering mengurusi orang lain , tapi lihat .. kalian tidak pernah mengurusi kalian sendiri, kalian mengabaikan diri kalian sendiri...
guys,
kalian cantik kok... meskipun banyak orang yang menggunjing kalian , bahwa kalian jelek atau tidak berguna atau apalah... tapi lihat,,, kalian sesungguhnya lebih baik dari orang itu.. kalian sebenarnya lebih beruntung dari dia, tapi kalian selalu menutupi dengan kata-kata "ahhhh... dia beruntung banget, gak kaya saya , yang bernasib jelek..." kata-kata yang kalian lontarkan merupakan benteng ,
ayolah... kalian harus lebih bersyukur dan jangan terlalu memuji orang itu seperti dewi-dewi ...

kunci utama untuk melepaskan kenge-fans-an kalian itu , seperti apa yang sudah saya katakan yaitu BERSYUKUR , atau lihat lah orang yang berada di bawah kalian,
dan cintai diri kalian sendiri, kalian jangan stalk-in dia lagi, jangan kepoin dia lagi, yakin dehh ... kalian sebenarnya lebih sukses dari dia,


Minggu, 14 Juni 2015

Telematika support dunia

Pangkalan Baru – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepualuan Bangka Belitung akan selalu mensupport dunia pendidikan di Bangka Belitung, salah satunya langkah konkritnya dengan menyediakan media-media sebagai sarana publikasi.
Salah satu tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Drs.Effendi, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan segala bentuk informasi yang didapat, biasanya langsung diolah dan disebarluaskan melalui berbagai media.
“Biasanya kita menyebarluaskan informasi ke masyarakat melalui media tatap muka, In Radio, website  babelprov.go.id, media center, pementasan media tradisional, dan pemutaran film”, ungkapnya, saat talk show Bentang Demokrasi, di Sarana TV,Rabu (23/05/2012).
Effendi menambahkan Dinas Kominfo juga bekerjasama dengan media cetak dan elektronik lokal untuk memperluas informasi yang akan diketahui masyarakat khususnya di Bangka Belitung.
Terkait dunia pendidikan, Effendi mengatakan, Mobile Community Access Point (MCAP)/mobil warnet/mobil informasi keliling yang dimiliki Dinas Komunikasi dan Informatika sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat di Bangka Belitung, khususnya para pelajar dan mahasiswa.
“untuk pelajar dan mahasiswa diharapkan tumbuh minat dan kemauan belajar agar terampil dalam memanfaatkan berbagai aplikasi telematika,yang berguna bagi peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat,ungkapnya”.
MCAP ini sangat memfasilitasi pemerataan akses informasi berbasis internet bagi daerah-daerah yang belum tersedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.
“Secara berkeliling dapat menjangkau segenap pelosok,sekaligus untuk pengenalan pemanfaatan telematika”, ujarnya.
Melalui MCAP ini masyarakat tidak hanya mengerti teknologi, tetapi bisa memanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi dan pengembangan masyarakat. Misalnya melalui internet masyarakat dapat mempromosikan potensi atau produk-produk ke daerah lain.(fa/TMC).

kinerja yang seperti ini sebenarnya sangat baik untuk lebih mengetahui perkembangan telematika, dan dalam dunia pendidikan sangat membantu. namun pentingnya pengawasan terhadap telematika penting dikarenakan orang awam renta sekali terjerumus.

SUMBER :
 

metodologi ilmu ekonomi

DEFINISI DAN METOLOGI EKONOMI
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Metodologi, sering disebut sebagai The queen of social sciences, ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Di lain pihak, metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah.
MASALAH POKOK EKONOMI DAN PENGARUH MEKANISME HARGA
Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia dihadapkan pada berbagai masalah. Hal ini dimungkinkan karena jumlah dan macam kebutuhan manusia tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen
Masalah ekonomi bagi produsen
Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen :
a. Barang apa yang harus diproduksi (what)
b. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)
Masalah ekonomi yang dihadapi konsumen
Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumen akan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan atau penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.
Pengaruh mekanisme harga
Krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan barang-barang dari negara-negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri. Harapan untuk segera terlepas dari himpitan krisis ekonomi yang terjadi sejak akhir tahun 2007 nampaknya bukan merupakan sesuatu yang berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator ekonomi, seperti tingkat suku bunga perbankan yang terus menurun, menyesuaikan suku bunga SBI, inflasi yang semakin terkendali serta transaksi di bursa efek yang semakin bergairah. Kondisi tersebut setidaknya dapat ditangkap sebagai sinyal bahwa Indonesia sudah mulai memasuki tahap recovery atau kebangkitan. Memang masih banyak faktor lain yang mempengaruhi dan sekaligus menentukan tingkat prosentase pemulihan ekonomi dan tingkat suku bunga bank, inflasi serta kondisi bursa efek pada umumnya dapat dijadikan sebagai barometer.
SISTEM PEREKONOMIAN
Sistem Ekonomi Tradisional
Merupakan suatu sistem ekonomi yang masih menggunakan faktor-faktor produksi dengan pola tradisional atau adat kebiasaan yang tergantung pada faktor alam. Mtoivasi kegiatan ekonominya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan bersama.
Sistem Ekonomi Pasar
adalah suatu sisten ekonomi yang sebagian besar barang-barang kapital baik yang buatan manusia maupun buatan alam yang dimiliki swasta. Proses produksi, distribusi, dan konsumsinya dilaksanakan dalam rangka mencari laba yang sebesar-besarnya oleh pemilik.
Sistem Ekonomi Terpusat
Suatu sistem ekonomi yang seluruh kebijakan perekonomiannya ditentukan oleh pemerintah. Motivasi kegiatan ekonomi nya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan dan untuk kemakmuran negara.
Sistem Ekonomi Campuran
Merupakan sistem ekonomi hasil dari perpaduan dari sistem ekonmi pasar dengan sistem ekonomi terpusat sehingga kelemahan-kelemahan yang ada pada kedua sistem tersebut dapat diatasi. Pada sistem ekonomi ini ada kebebasan bagi perseorangan dan swasta untuk ikut dalam kegiatan ekonomi.
Sistem Ekonomi Indonesia
Dikenal sebagai Demokrasi Ekonomi merupakan Sistem Ekonomi yang dijalankan oleh Indonesia. Pda sistem ini, kegiatan produksi dilakukan oleh semua, untuk semua, dan dibawah pimpinan atau kepemilikan oleh anggota-anggota masyarakat. Motivasi kegiatan ekonominya dalah untuk kemakmuran masyarakat dengan memenuhi kebutuhannya dan mengembangkan keselarasan, keserasian serta keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya sistem ekonomi Indonesia adalah sebagai berikut:
Faktor intern antara lain : Lembaga ekonomi, sumber daya ekonomi, faktor produksi yang  dimiliki, ligkungan ekonomi, Organisasi dan manajemen.
Faktor Ekstern antara lain : Falsafah Pancasila, Landasan Konstitusional UUD 1945, GBHN, Keadaan kondisi politik, kepastian hukum, masyarakat dalam arti luas, dan pemerintah.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

SUMBER :
https://kokokurnia.wordpress.com/2011/04/13/pengertian-masalah-pokok-ekonomi-dan-sistem-perekonomian/

Kondisi pembuatan Keputusan

Lingkungan merupakan salah satu factor yang mempengaruhi seseorang atau sebuah organisasi dalam pengambilan keputusan. Lingkungan menyediakan informasi yang dibutuhkan seorang manajer dalam pengambilan keputusan agar keputusan yang diambil bias memecahkan masalah yang dihadapi.
(1) Pengambilan keputusan di saat keadaan yang pasti
Keadaan yang pasti adalah keadaan di mana seseorag atau organisasi berhadapan dengan informasi yang lengkap mengenai suatu keadaan lingkungan yang dihadapinya, sehingga estimasi mengenai masa depan dapat dipastikan. Kondisi yang pasti ini bukan berarti 100% pasti terjadi karena ada faktor ketidak pastian. Dengan informasi yang lengkap mengenai keadaan suatu lingkungan yang dihadapi, sehingga estimasi mengenai masa depan bisa lebih dipastikan. Contohnya, ketika dihadapkan pada 2 pilihan investasi dimana investasi A mempunyai tingkat keuntungan 20% dan investasi B bisa memberikan tingkat keuntungan 25%, maka kita mendapatkan informasi bahwa investasi B bisa memberikan prospek yang lebih baik untuk dipilih.
(2) Pengambilan keputusan pada keadaan yang tidak pasti
Keadaan yang tidak pasti adalah keadaan di mana seseorang atau sebuah organisasi dihadapkan dengan informasi yang tidak lengkap mengenai masalah yang dihadapi. Pada kondisi seperti ini seorang pengambil keputusan tidak tahu persis apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, bahkan untuk memperkirakannya sekalipun.
Contoh: perusahaan A yang telah lama berbisnis kerajinan rotan di daerah pariwisata bermaksud untuk menawarkan produk baru berupa produk kaos. Perusahaan A sama sekali tidak bisa memperkirakan apakah produk kaos itu bisa laku di tempat pariwisata tersebut, karena perusahaan tidak mempunyai informasi sama sekali tentang penjualan kaos di daerah tersebut. Pada keadaan seperti ini pengambilan keputusan sangat bergantung kepada si pengambil keputusan apakah dia termasuk sebagai orang pengambil resiko (risk taker) atau cenderung menghindar resiko (risk averser).
(3) Pengambilan keputusan pada keadaan yang mengandung resiko
Keadaan yang mengandung resiko adalah keadaan dimana seseorang atau organisasi berhadapan dengan informasi yang dimiliki, namun relatif tidak lengkap jika dibandingkan dengan keadaan tidak pasti, namun relatif memadai jika dibandingkan dengan keadaan yang tidak pasti.
Contoh: seperti contoh di atas, perusahaan A mempunyai tambahan informasi bahwa di tempat pariwisata tersebut jumlah wisatawan meningkat sebesar 20% setiap tahunnya.
Dari informasi tersebut si pengambil keputusan bisa memperkirakan bahwa jumlah konsumen di tempat wisata tersebut akan semakin besar di tahun-tahun mendatang, dan ada kemungkinan konsumen tersebut akan membeli produk kaos yang ditawarkan. Akan tetapi keputusan tersebut kembali ke si pengambil keputusan apakah termasuk pengambil resiko atau penghindar resiko.
 
 
SUMBER :

Sabtu, 13 Juni 2015

cara mengatasi marah sama sahabat

Assalammualaikum, saat ini saya mau share nihhh.. kepada sahabat blogger mengenai cara untuk meredakan amarah terhadap sahabat maupun teman kita saat tiba-tiba kita ingin marahhh....

1. ingat hal baik apa yang mereka pernah kasih sama kita

percaya deh, saat kalian ingin marah sama sahabat maupun teman kita, atau sudah berada pada puncaknya ,, (apalagi pada saat PMS hahha) tenangkan sejenak, lalu fikirkan .. hal apa saja yang pernah mereka berikan kepada kita, meskipun itu sudah lamaaaaaaaaaaaaaaaa seali, namun ingatlah akan kebaikan mereka , meskipun itu hanya sebagian yang kalian anggap kecil atau gampang seperti mengantarkan kamu ke sekolah ataupun kampus, tapi percaya deh, nganter kamu kesekolah maupun kekampus butuh perjuangann ,,,

2. jika dia tidak sama sekali berbuat bai bagaimana?

jika hal itu terjadi, anggap saja dia pernah melakukan sesuatu hal yang spesial buat kita, seperti kita anggap alau dia pernah nolong kita disaat semua orang gak mau nolongin kita. hal ini seperti episode spongebob , pada saat squidward tidak ada yang ingin membantu saat konser yang ditantang oleh temannya, lalu spongebob membantunya, dengan mengatakan kepada semuanya änggaplah seseorang yang menolong kalian itu adalah squidward... "dan benar saja, semua beranggapan seperti itu, dan konser berjalan bagus...

3. jika tida bisa bagaimana?




cobalah mengerti keadaanya, jangan hanya memikirkan diri kita sendiri, okeee kalau dia yang salah, okeee kalau dia yang mulai duluan, okeee dia yang pertama merebut pacar saya (lohhhhhh???) tapi cobalah lihat , mengapa dia melakukan hal seperti itu? dan untuk apa dia melakukan hal seperti itu? dan apa keuntungannya? .. banya faktor-faktor yang selalu membuat seseorang menjadi kesal dan memulai duluan , entah iri, atau sebagainya...


4. memaafkan

kok memaafkan? dia yang mulai...
lohhh??????????? ayolahhhh kawan ku yang baik dan sholeha dan sholeh...
coba lihat?? Allah SWT Tuhan yang menciptakan seluruh manusia seluruh mahluk hidup yang ada di muka bumi ini, maha mengampun ... Allah selalu memaafan seorang hambanya meskipun hambanya itu sudah melakukan hal-hal yang sangaaattt jahatttt dan dibenci olehnya, asalaan dia bertaubat... masa kita , makhluk yang diciptakannya tidak mau dan enggan meminta maaf duluan? ayolahhhh itu artinya kamu sombong ??? lohhh ko sombong??? jelaslahhh... kita hanya seorang hamba Allah masa gak mau memaafkan sesama manusia yang sama-sama Allah ciptakan, Allah SWT selalu senantiasa memaafkan umatnya, masa kamu sebagai seorang hamba-Nya gak mau???
 
nahhh... hanya tu, yang saya pernah pelajari .. dan belajar dari pengalaman... semoga membantu shabattt ><

SUMBER:
Rafika Paramita R.



5 hal penting yang harus diperhatikan pada saat puasa

Assalammualaikum, selamat malam sahabat blogger,
sedikit lagi mau puasakan? ada beberapa yang harus diperhatikan dalam menjalani puasa tahun ini...




1. Jangan terlalu sering bermain HP

memang benar, kalau puasa-puasa gini, daripada tidak ada kerjaan lebih asi bermain hp, ettt... tapi jangan terlalu sibuk dan tidak mementingkan sekta ya,, masih banyak hal-hal yang penting untu dierjakan selain bermain hp, contohnya, karena di bulan ramadhan yang mulia ini, banyak pahala yang harus kita raup seperti selalu membaca Al-Quran, ikut dalam acara ceramah atau yang lain, selain bisa menjadi kegiatan positif kita bisa dapat pahala lohhh

2. jangan terlalu sering bua kulkas
hayooo... yang lagi haus atau lapar , pasti sengaja atau tida ita akan membuka kulas , walaupun tidak ada isinya, entah itu alasan untuk ngadem lah, atau melihat-lihat menu untuk buka, jangan terlalu sering melihatnya ya ...

3. Jaga sikap dan emosi
setap manusa pasti tak jarang selalu emosi di dalam ehidupan sehari-harinya, kadang-kadang sampai lupa bahwa itu adalah bulan ramadhan ... lebih baik diam dari pada membuat kekacauan di dalam hati ita

4. selalu ceria, jangan memasang muka kelaparan
apa yang kta fikirkan pasti selalu akan menunjukan watak darei wajah kita, entah saat kita senang maupun kelaparan... hahaha ketauan lagii... mana muka lapar atau tidakk

5. jangan terlalu makan yang banyak pas lagi bua
percaya deh, pasca mau buka, pasti kita ingin in-itu untuk dimaan, tapi pada saat memakannya langsungdeh.. kekenyangan... jangan seperti itu ya... saya juga sering hahha

nah, begitulah hal-hal penting yang harus diperhatikan pada saat puasa, maaf hanya sedikit saya sampaikan, semoga bermanfaat ...

SUMBER :
Rafika Paramita R

Bagaimana puasa diisyaratkkan

Syariat Berpuasa

Oleh:DR. Zuhair Qarami
(Anggota Divisi I’jaz Ilmi Rabithah al-’Alam al-Islami)
Puasa disyariatkan melalaui dua fase:
Pertama, fase wajib memilih salah satu dari dua opsi, yaitu memilih antara puasa -yang ini adalah lebih utama- atau berbuka dengan membayar fidyah memberi makan orang-orang miskin. Maka ada yang  berpuasa, dan ada yang tidak berpuasa dengan membayar fidyah sebagai gantinya. Yang demikian itu disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (١٨٣)أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (١٨٤)
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain, dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 183-184)

Fase kedua, yaitu fase penegasan, yakni penegasan dengan wajibnya puasa, dan pada yang demikian turunlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (١٨٥)
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu, dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Dalam Shahihain dari Salamah ibn al-Akwa’ dia berkata: tatkala turun ayat:

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ
“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Maka yang suka berbuka, dia berbuka dan membayar fidyah hingga turun ayat:

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
“Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al-Baqarah: 185)

(Hadits Muttafaqun ‘alaih)

Pada fase penegasan kewajiban ini, syariat juga datang pada dua fase; yaitu pertama kali fase pemberatan, dan kedua fase keringanan dan rahmat.

fase pemberatan: dulu, orang yang berbuka puasa boleh makan, minum dan mengumpuli istrinya selagi dia belum tidur atau belum shalat isya’. Jika dia tertidur  atau sesudah shalat isya’ maka tidak boleh bagi mereka melakukan sesuatupun dari itu semua hingga malam berikutnya.

Sungguh telah terjadi pada seorang laki-laki dari kaum Anshar yang bekerja sepanjang hari, maka tatkala datang waktu berbuka dia segera meminta kepada istrinya untuk menyediakan makanan. Karena makanan belum tersedia maka istrinya mencarikan makanan. Tatkala sang istri datang, dia mendapati suaminya telah tertidur tanpa memakan sesuatu apapun. Saat dipertengahan hari pada hari kedua dia pingsan karena beratnya kesulitan, kelaparan dan kehausan.

Demikian pula telah diriwayatkan bahwa sebagian sahabat -diantaranya adalah Umar ibn al-Khaththab Radhiallahu ‘Anhu menggauli istri-istri mereka setelah mereka tidur atau setelah istri mereka tidur. Hal ini membuat mereka dalam kesulitan. Kemudian mereka mengadukan hal ini kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan sebuah ayat yang mulia yang menggambarkan fase kemurahan setelah fase pemberatan. Hal ini berlaku hingga hari ini dan sampai hari kiamat nanti. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلا تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (١٨٧)

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Demikianlah, engkau melihat sebuat metode bijaksana yang diambil oleh Islam dalam syariatnya. Apakah dalam mewajibkan sebuah kewajiban, atau dalam mengharamkan sesuatu yang diharamkan. Yaitu sebuah manhaj tadrijiy (metode gradual atau bertahap) dalam penetapan syariat yang berdiri di atas pemberian kemudahan, bukan kesulitan. 

SUMBER :
http://rohis-facebook.blogspot.com/2013/07/bagaimana-puasa-disyariatkan.html